Cafe Bisnis Online
News Update :

TERPOPULER

Tampilkan postingan dengan label Strategi Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Strategi Pembangunan. Tampilkan semua postingan

INFO LOKER : PT Rea Kaltim Plantations, Sampai Tanggal 15 April 2012.

Kamis, 22 Maret 2012

Lowongan Kerja Perusahaan Kelapa Sawit, PT Rea Kaltim Plantations Kalimantan Timur | Maret 2012

Closing date : 15 April 2012 – PT Rea Kaltim Plantations merupakan sebuah Perusahaan Perkebunan PMA yang sedang mengembangkan perkebunan kelapa sawit dalam skala besar di Kalimantan Timur.

Pada saat ini PT Rea Kaltim Plantations membutuhkan tenaga kerja yang berdedikasi tinggi, berpengalaman serta berpendidikan, guna mengisi jabatan sebagai berikut :

1. DOKTER PERUSAHAAN (Penempatan : Estate)

Persyaratan :

Pria,
Usia maksimal 35 tahun,
Pendidikan profesi dokter,
IPK min 2.75,
Diutamakan memiliki sertifikat Hiperkes dan K3,
Bersedia ditempatkan di wilayah perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur

2. STAF LAPANGAN

Setelah lulus menjalani pendidikan CADET/Trainee dengan persyaratan sebagai berikut :

Pendidikan D3/S1 Pertanian/Perkebunan/Kehutanan
IPK minimum 2.75
Pria/Wanita usia maks 30 tahun
Status lajang dan tidak menikah semala masa pendidikan
Berbadan sehat, disiplin dan mau bekerja keras
Bersedia ditempatkan di lokasi Perusahaan dan menjalani ikatan dinas

3. STAF REKRUTMEN (Penempatan : Estate)

Persyaratan :

Pria
Usia 25 Tahun ? 35 Tahun,
Pendidikan Min. S1 Psikologi
IPK Min. 2,75
Berpengalaman bekerja Min. 2 Tahun
Mahir menggunakan Ms. Office (Word, Excel, Power Point)
Memiliki Motivasi Tinggi dalam Bekerja
Mampu Bekerja dalam Tekanan
Bersedia ditempatkan di wilayah perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur
Bersedia melakukan perjalanan dinas dengan frekuensi rutin.

LAMARAN DILENGKAPI :

Curriculum vitae, pas foto terbaru, fotocopy ijazah, transkip nilai, KTP, sertifikat lain, dikirimkan melalui alamat e-mail: menuk@rea.co.id.
Dengan subject : Posisi Jabatan – Nama Lengkap : Contoh : Staf Lapangan – Thomas

Paling lambat sebelum tanggal 15 April 2012.

Lowongan Kerja Perusahaan Kelapa Sawit, PT Rea Kaltim Plantations Kalimantan Timur | Maret 2012


Link Affiliate :
http://UangDownload.Com/join/2076.html
http://topfacebookbisnis.com/go/2195954.html

http://UangDownload.Com/join/48632.html

https://masterkey.masterweb.net/aff.php?aff=5879

Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Kolaborasi Sistem Mungkinkah di Wakatobi?

Rabu, 21 Maret 2012

Oleh : Saharuddin Usmi
Komunitas Komunto Wakatobi

Perlunya Kolaborasi
Wakatobi adalah salah satu daerah yang memiliki 3 sistem berlaku terhadap pengelolaan sumber daya alam yakni; sistem Adat, sistem Pemerintah Daerah dan sistem Pemerintah Pusat melalui Taman Nasional. Seharusnya ketika memiliki tiga sistem ini maka peluang keberlanjutan sumber daya alam dan usaha masyarakat dalam pengelolaan sumber dayanya makin baik dari hari ke hari. Bagaimana dengan realitas yang di dapat?

Kini, dalam kawasan yang hanya memiliki 3% wilayah darat ini oleh negara melalui Departemen kehutanan telah mencaplok beberapa hutan Adat menjadi kawasan hutan lindung: Peraturan menteri Kehutanan RI nomor P.50/Menhut.II/2009 Tentang Penegasan Status dan Fungsi Kawasan Hutan, tanpa keterlibatan masyarakat adat dalam perencanaan dan penetapan kawan hutan tersebut dengan dasar PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.18/Menhut-II/2011 TENTANG PEDOMAN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN

Bagaimana dengan Wakatobi?

Sejak tahun 2008 Upaya penegasan kepada pemerintah daerah dan taman nasional bahwa dalam kawasan ini juga ada sistem adat yang diberlakukan secara terus-menerus oleh masyarakat adat Liya. Dengan perihal tersebut diperlukan upaya penegasan apakah peran adat masih ada atau tidak ? 

Dari pengamatan sehari-hari tentang pemberlakuan sistem adat oleh masyarakat Liya, terdapat beberapa hal yang menyangkut urusan adat ini, pertama bagaimana peran adat menyelesaikan issue-issue masalah pengelolaan sumber daya alam, Kedua; Memberikan pengetahuan tentang sejarah kepemilikkan wilayah, Ketiga; Penelusuran jejak-jejak batas-batas wilayah oleh adat di masa lampau, dan Keempat; sumber daya apa saja yang dimiliki oleh adat guna menjalankan perannya secara baik?

Berdasarkan hasil penelusuran berdasarkan peta kehutanan telah  diperoleh informasi bahwa dalam wilayah adat masyarakat Liya telah dicaplok oleh negara sebagai kawasan hutan lindung termasuk Pulau Oroho. Informasi tersebut membuat masyarakat gelisah dipenuhi rasa kwatir jika itu diberlakukan, Sebab Oroho adalah wilayah yang diperuntukan oleh masyarakatnya sebagai lokasi lumbung makanan; lokasi perkebunan ubi kayu sebagian masyarakat Liya.

Bagaimana posisi Adat terkait issue Pengelolaan Sumber daya?

Meminjam kata-kata bijak dari orang-orang pandai “Indonesia ini ada karena Budaya tanpa, Budaya Indonesia ini tidak ada” bagaimana Indonesia hari ini ?
Adat atau budaya telah ada sebelum NKRI di proklamerkan pada tahun 1945. Artinya bahwa siapapun harus menghormati sistem adat yang telah berlangsung sejak turun temurun pada pada ruang hidup masyarakat termasuk sistem pengelolaan sumber daya alamnya. Sikap penghormatan atas budaya ini akan mengharmonisasikan hidup lebih baik sebab adab, norma, nilai adalah junjungan hidup sehari-hari.

Harmoniasasi hidup berbangsa dan bernegara akan berjalan manis jika sistem Adat diakui sebagai salah satu sistem yang patut dihormati. Oleh sebab itu dalam pandangan saya sebagai orang udik yang hanya memiliki kemampuan menelah; Daerah Wakatobi bisa langgeng jika 3 sistem ( sistem adat, sistem Pemerintah Otonom, dan Pemerintah Pusat melalui TNWnya) di kawasan ini mesti diberlakukan dengan memegang nilai dan prinsip saling menghormati di antara ketiganya. Hal ini dikarenakan sikap masyarakat hanya mengerti bahwa adatlah yang dipakai untuk menyelesaikan konflik pengelolaan sumber daya dan persoalan sosial lainnya.

Contohya ketika kata zonasi atau pelindungan dihembuskan, dalam kepala masyarakat itu adalah pembunuhan atau  tamate’ tapi jika dikatakan bahwa hal tersebut sama dengan Wehai di Liya "Karama" Sakito, dan Homali di Tomia, Motika dan Kaindea di Wangi-Wangi pada Umumnya serta Padangkuku, hal ini tidak membuat masyarakat kaget sebab pemahaman dalam bahasa adat tersebut telah ada didalam jiwa mereka.

Apakah “Kolaborasi Sistem” menurut pendangan Penulis?

Kolaborai sistem adalah bukan kerjasaman antara adat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengelolaan sumber daya alam tapi saling menghormati sistem yang telah ada dengan mengajak adat, pemerintah, dan pusat untuk duduk bersama-sama membicarakan apa yang hendak dibangun atau di adakan pada wilayah-wilayah (hak ulayat) adat.

Tidak main-main, mekanisme mencaplok sembarangan wilayah masyarakat bisa menimbulkan konflik horisontal-vertikal. Sedangkan secara geografis, wilayah daratah cukup kecil diikuti dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat  dari waktu ke waktu sebesar  0,2% per tahun,  maka memibicarakan tata kelola wilayah Kab. Wakatobi menjadi hal yang perlu ditangani serius secara adil dan bijak.

Dalam pandangan ini pula penulis ingin menegaskan point penting bahwa ” sebaiknya mari kita gunakan yang telah dimiliki adat, dan yang belum dilakukan oleh Adat silahkan pemerintah adakan dengan tetap mengajak adat sebagai salah satu bagian inti yang tidak bisa dikesampingkan. Harapan kita semua tentu wakatobi bisa menjadi wilayah kabupaten yang mampu menyelesaikan masalahnya sendiri di mana semua pihak terlibat dalam pengejawantahannya. Semoga... Amin !!!

Catatan dari kami :
Saharuddin Usmi  adalah salah satu Crew Studio Rakom Talombo FM 106,5 Mhz. Radio Komunitas ini dibentuk untuk menjadi wadah yang memberikan ruang kepada 20 kelompok nelayan khususnya dan kepada masyarakat secara umum memiliki kepentingan dalam pengelolaan sumber daya laut di Pulau Tomia. Ruang ini memberikan kesempatan dan kedudukan yang sama kepada anggota untuk mengajukan ide dan gagasan dalam kerangka penyelesaian issue-issue yang dihadapi. Email dan Nomor kontak penulis (ardhalepa@yahoo.com) hp: 085696236610


Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Masalah Penegakan Hukum Di Indonesia

Selasa, 20 Maret 2012

Oleh : 
Muh. Rizki idris, S.H.
Dosen di Fakultas Hukum 

Universitas Saijaan Kotabaru Kalimantan Selatan

Hukum merupakan sebuah item yang vital dalam kehidupan bernegara. Timbulnya permasalahan hukum akan menyebabkan ketidakstabilan diberbagai sektor termasuk politik, keamanan, ekonomi dan sosial, kemudian berimbas pada penurunan kinerja pemerintahan suatu Negara. Hal tersebut sangat wajar mengingat sektor-sektor tersebut memiliki keterikatan satu-sama lain, bahkan masalah-masalah hukum sering kali berawal dari kerusakan di salah satu atau beberapa sektor tersebut.
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

SYMPHONI RINDU SANG PELAUT; Sipakainga, Sipakalebbi na to Sipatokkong.

Sabtu, 17 Maret 2012



Rudy Syam
Pesta Panen Rakyat adalah suatu pesta yang diidamkan oleh seluruh rakyat termasuk Nelayan (Sang Pelaut), pesta panen adalah pesta pengungkapan rasa syukur dari rakyat kepada Tuhan karena telah diberi keberhasilan usaha setelah panen.

"Dalam pesta panen Nelayan mengundang keluarga, kerabat, pemimpin masyarakat pelaut, pedagang dan ponggawa serta bangsawan dimana pesta memberikan ruang-ruang tudang sipulung dalam menjalin silaturahim antara semua komponen masyarakat dengan niat mempererat tali persaudaraan tanpa kepentingan sesaat" 

Mereka melebur dalam satu baik orang tua, anak-anak, laki-laki ataupun perempuan dalam satu ikatan kelaurga dan kerabat yang merasakan betapa indahnya arti hidup persudaraan. Tapi cerita ini adalah kisah kejayaan dari nenek moyang kita yang dikenal sebagai Sang Pelaut (Sweet Memories).

Pesta Demokrasi Rakyat adalah pesta rakyat zaman modern yang sangat jauh dari Pesta Rakyat zaman nenek moyang, pestanya anak zaman modern, orang-orang mapan ataupun kaum elit yang mengatasnamakan rakyat. Pesta Demokrasi ini memang sangat jauh dari pesta panen yang mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang didapat sedangkan pesta zaman modern ini adalah pesta yang menentukan pemimpin, apakah akan membawa aspirasi dan kepentingan rakyat ? atau apakah aspirasi kaum mapan, elit ataupun berjuis? Selain itu Pesta Demokrasi ini adalah langkah awal dari suatu  perjuangan yang panjang, berbeda dengan pesta panen rakyat yang merupakan pesta dari hasil perjuangan yang panjang.

Warisan yang kehilangan ahli warisnya atau ahli waris yang kehilangan warisannya....?
Adalah sangat lucu ketika kita mewariskan sebuah oleh-oleh indah kepada anak cucu kita sebuah kotak yang sangat besar atau sebuah kolam yang sangat besar tetapi isinya segenggam pasir sekepal tangan ataupun seteguk air. 

Segenggam itu bak pasir yang semakin erat untuk dikepal semakin habis ataupun seteguk air asin yang ketika diminum maka semakin terasa kehausan. Maka dapat dibayangkan bagaimana jadinya anak cucu yang akan saling menjatuhkan, menyakiti, bahkan saling membunuh kasarnya menghalalkan segala cara untuk memiliki sesuatu. Sejarah akan berulang lagi seperti kejadian awal peradaban manusia antara persaingan Habil dan Qabil....

Padahal warisan yang diberikan oleh nenek moyang kita sangat banyak mulai dari kekayaan fisik dengan bentangan geografis yang siap untuk diolah ataupun warisan nilai sosial dengan  jiwa ramah tamah dan gotong royong, budaya yang beragam dengan seni yang mengagumkan. 

Pertanyaan muncul kemudian ’kemanakah warisan Kerajaan Majapahit ataupun Kerajanan Luwu ? kemanakah Warisan Patih Gajah Mada ataupun Jiwa dan Semangat Andi Djemma? jawabannya mungkin subjektif bagi saya yaitu dimakan oleh raksasa ketamakan dan keserakahan oleh anak zaman yang mengatas namakan kemoderenan dan didukung oleh orang-orang luar yang memfasilitasi ketamakan dan keserakahannya. 

Pendeknya mereka (nelayan) seolah-olah telah kehilangan hak untuk memanfaatkan (territorial use rights) dan hak secara turun temurun yang dimiliki (Indigenous use rights). Mereka telah dibuai dan dimanjakan dengan kesenangan semu tanpa tersadar mereka telah dirampok didepan mata sendiri.

Simphoni Kemiskinan Nelayan
Sangat menggelitik bagi saya, ketika saya membaca sebuah buku dengan tema ”Simponi Kemiskinan Nelayan” yang mengatakan  suatu simphoni masyarakat nelayan adalah simphoni yang terus bersenandung dihampir seluruh kawasan pesisir Indonesia meskipun pembangunan negara ini sudah berlangsung kurang lebih 67 tahun semakin keras dan bergema. 

Sangat menyedihkan kondisi saat ini yang notabenenya adalah zamannya anak modern, zamannya kemapanan tapi yang timbul adalah kesengsaraan yang ada disepanjang 81.000 km² pantai yang dipenuhi oleh sekitar 65 % manusia yang ada di Indonesia dengan tatapan dan sorotan mata yang mengandung simponi kemiskinan selama kurang lebih dari setengah abad dari babak keberadaan Indonesia.

Maka tepatlah dengan istilah yang sering dialamatkan dan disindirkan kepada mereka yang tidak tahu sama sekali. The Poorest Of The Poor, alias kelompok termiskin dari yang miskin. Mereka yang miskin ide, gagasan dan tindak aksi ekonomi. Mereka miskin informasi, pendidikan, pengetahuan, pelatihan-pelatihan, modal usaha serta kemampuan usaha. 

Selain itu mereka dalam lingkungan yang miskin dengan sarana, prasarana dan pranata sosial ekonomi yang merupakan prasyarat dan modal dasar bagi mereka untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai anak cucu dari seorang pelaut di zaman yang notabene diklaim sebagai zamannya kemoderenan. Selain itu mereka hidup dilingkungan i dont care (istilah zaman anak modern) yang miskin perhatian, simpati dan empati. Mereka hidup dalam kemiskinan dan terjebak dalam lingkaran  setan kemiskinan (Poverty vicious circle) yang ujung pangkalnya tidak jelas dan saling terkait sebab-musababnya.

Ketidakmampuan dan ketidakberdayaan menghadapi Raksasa Globalisasi sehingga menciptakan ilegal product modernisasi. Kentalnya mementingkan kepentingan sendiri, dan pudarnya jiwa kekeluargaan dan kekerabatan adalah contoh kecil dari gilasannya. Menurut Rick Warren dengan konsep purpose driven memvonis Five Global Giants alias Lima Raksasa yang mempunyai kekuatan, kuasa dan pengaruh yang sangat besar. Lostness (ketersesatan), Lack of servant leaders (Pemimpin yang dilayani), Poverty (kemiskinan), Sickness (penyakit), dan Ignorance (kebodohan) adalah biang kerok ketidakberesan yang ada dimuka bumi ini. 
  
Simphoni Rindu Sang Pelaut
Maka sangat tepatlah untuk segera terbangun dari tidur nyenyak dengan nina bobo, untuk segera mengambil langkah dengan momen yang tepat di Pesta Demokrasi Rakyat  Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang sedang berjalan saat ini. Marilah kita sukseskan pesta ini karena sejatinya adalah pestanya rakyat untuk memilih pemimpin yang membawa aspirasi rakyat dan bukan pemimpin yang dilayani (Lack of servant Leaders) tetapi pemimpin yang melayani rakyat (The Real Leaders). Ingat ka le’...dan ingatki’ dengan janjita...!

Sewajarnya jika rakyat (Nelayan) merindukan suatu simphoni kerinduan sang pelaut yang telah lama tidak terngiang ditelinga mereka. Sumpah Palapa yang dikumandangkan dengan gagah oleh Mahapati Gaja Mada ”Saya tidak akan memakan buah kelapa sebelum wilayah ini kupersatukan dalam satu wilayah Nusantara Hasta Mandala Dwipa, semangat Jiwa dan Juang dari Andi Djemma yang terkonteks indah oleh para To Ciung ”Ma’ Bicara naparapi, Ma’ Binru Tepupi Napaja” ataupun petuah dari sang nenek moyang ”Sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai”.

Masyarakat sekarang ini, utamanya para nelayan sangat merindukan suasana yang telah hilang, suatu kondisi jiwa dan semangat yang ada pada nenek moyang kita. Sikap dan tindak yang ramah tamah, kekeluargaan, kekerabatan, gotong royang serta jiwa persatuan dan kesatuan.

Kerinduan kedua adalah Pemimpin yang siap melayani masyarakat, mengutamakan kepentingan negara segagah dengan Mahapati Gaja Mada dan bekerja keras untuk rakyat seperti Raja Andi Djemma serta tokoh masyarakat, agama ataupun budayawan serta dari kaum akademisi yang bisa dijadikan panutan dalam bermasyarakat seperti tokoh To Ciung.

Bukankah dengan kesederhanaan dan ketradisonalan (menurut versi manusia modern saat ini) nenek moyang kita lebih sejahtera, lebih damai dan bahkan lebih mapan karena telah berhasil menyatukan rakyat yang lebih berbudi, bergotong royong dan saling menghargai dengan keberagaman, serta tanpa adanya  simphoni kemiskinan.

Jika dengan jiwa dan kearifan nenek moyang serta tetap berpegang kepada budaya serta didukung dengan ilmu dan perkembangan teknologi, saya yakin negara ini bisa kembali mendulang sejarah seperti apa yang telah dicapai oleh para nenek moyang kita sebagai seorang pelaut yang selalu Sipakainga, Sipakalebbi na to Sipatokkong.

Oleh: Rudy Syam
Mahasiswa Akhir Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
BTP Blok Ac No. 9 Makassar

Saat di temui Bung Rudy sedang menulis dilaptop ditemani kopi dan setumpuk buku-buku lingkungan, kelautan dan sosial, pandangannya fokus tertuju pada layar komputernya. Setelah di wawancarai ternyata beliau sedang mempersipakan pembuatan buku barunya yang memuat banyak fakta tentang kondisi pesisi dan laut yang ada di Indonesia.

Tulisan yang ada di depan pembaca sekarang adalah catatan tentang sebagian kecil dari riset yang beliau lakukan selama menempuh studi Pasca sarjana di Universitas Hasanuddin. Kita tunggu tulisan-tulisan beliau selanjutnya. Semoga bermanfaat untuk semua...Amin !!

Link Affiliate :
http://UangDownload.Com/join/2076.html
http://topfacebookbisnis.com/go/2195954.html

http://UangDownload.Com/join/48632.html

https://masterkey.masterweb.net/aff.php?aff=5879


Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Solusi Transportasi Masa Depan-Hilangkan Kemacetan Lalu Lintas & Subsidi BBM.

Jumat, 16 Maret 2012

Hasil penelitian menunjukan 75-80% dari mobil di lalu lintas hanya memiliki satu penumpang dan pengemudi itu yang beredar dijalanan. Di masa depan, itu akan menjadi hal yang mustahil jika melanjutkan cara seperti ini untuk jalan dengan menguasai badan jalan seperti miliknya sendiri, seperti sejumlah besar mobil yang ada sekarang. Suatu terobosan perlu dilakukan untuk menjawab persoalan transportasi diseluruh dunia.


Berikut ini adalah konsep besar untuk pengembangan masa depan mobilitas dengan tujuan untuk memberantas masalah lalu lintas kota besar di seluruh dunia. Mereka menyajikan sebuah sistem revolusioner yang menggabungkan mobilitas transportasi publik dan swasta. Tujuan dari proyek ini adalah untuk menawarkan solusi definitif untuk kemacetan yang dihasilkan setiap hari di jalan-jalan di dalam dan sekitar kota-kota besar termasuk kota-kota besar yang ada di Indonesia.



Sebuah penciptaan infrastruktur kolektif baru, otomatis yang disebut MOM (Indonesia = IBU). Mereka mengatakan sistem ini didasarkan pada kendaraan duduk tunggal (diperpanjang untuk dua orang) dan didukung oleh kombinasi magnet dan listrik; sistem ini dirancang untuk menghemat energi gunak mempertahankan masa depan otomotif berkelanjutan. 



Ada beberapa hal yang penulis coba tangkap bahwa kemungkinan besar kendaraan masa depan tidak lagi menggunakan energi fosil (BBM,red) tapi sudah menggunakan energi listrik, dan bisa saja energi yang akan dipakai adalah energi nuklir. Menyinggung tentang nuklir maka sepatutnya mulai sekarang sudah mesti dipikirkan tentang produksi energi listrik seperti yang dilakukan oleh banyak negara termasuk Republik Islam Iran. 


Tapi kenapa iran selalu dicegah untuk tidak melakukan produksi nuklir sementara nuklir sudah dibayang-bayangkan akan menjadi energi penggerak segala macam motor dan alat otomotif. Pembahasan sudah mulai bias... Stop !!! Indonesia sudah haru memikirkan untuk memproduksi nuklir sebelum terlambat dan akhirnya menjadi negara pengimpor bahan bakar Nuklir. 


Efek positif dengan dimilikinya nuklir maka semua alat-alat produksi yang dimiliki negara akan digerakkan dengan biaya bahan bakar yang murah sehingga otomatis bukan hanya menghilangkan subsidi BBM sebab masyarakat sudah mampu membayar dengan harga BBM yang murah. Bahkan bisa saja produksi minyak dihentikan karena para ibu-ibu didapur memasak dengan BBN yang murah. Otomatis subsidi BBM hilang dan masyarakat membeli nuklir dengan biaya murah tanpa harus ada subsidi.



Disamping itu para desainer Indonesia layak untuk berkumpul dan membicarakan tentang bagaimana konsep pembangunan masa depan Indonesia. Agar konsep pembangunan Indonesia tidak hanya menerima desain jadi dari luar apalagi tentang masa depan. Bayangkan saja dengan kekuatan imajinasi dan pengetahuan mengoperasikan software desain sudah bisa menjadi konsep pembangunan yang telah disiapkan jauh sebelum masa itu tiba.

Untuk melihat video persentasi dari gambar diatas silakan mengklik http://www.youtube.com/watch?v=J_j3qgflCrI&feature=player_embedded. Sangat menginspirasi dan semoga bermanfaat.... Amin!!!
Editor : Syahnudin
Diolah dari berbagai sumber


Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Desain Mobil Nasional [Esemka & Moko]: Moy Mobil Masa Depan

Konsep Moy adalah sebuah proyek dari sebuah mobil kompak yang mampu menampilkan kostum dan grafis melalui badan terbuat dari panel polikarbonat yang terintegrasi dengan LCD dan LED. Mobil, yang dirancang oleh Elvis Tomljenovic, adalah pemenang kontes pada konferensi mobil.


Konsep Moy ditargetkan pada generasi modern menggunakan teknologi ini sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan orang lain.


Konsep ini, dirancang oleh Elvis Tomljenovic, adalah pemenang dari kontes desain yang diadakan selama konferensi  desain otomotif.

Tubuh mobil terbuat dari dua lapisan polikarbonat - satu luar dan satu dalam - dengan lapisan membentuk kristal cair, dioda LED dan elektrokromik foil di antaranya.


Hal ini memungkinkan Moy untuk menampilkan gambar dan video dengan statis,sehingga dapat digunakan sebagai media komunikasi atau promosi.



Seperti Elvis Tomljenovic menjelaskan "Gagasan di balik konsep Moy adalah setiap orang dapat merancang sendiri mobil grafis di komputer sendiri dan kemudian menerapkan desain untuk kendaraan yang menggunakan transfer data nirkabel atau berbagi dengan orang lain melalui web-situs, forum, e-mail dll "



"Untuk mereka yang tidak memiliki keterampilan yang diperlukan atau waktu untuk membuat sendiri, pilihan untuk mendownload desain selalu tersedia. "


Kendaraan yang saling berhubungan, sehingga pertukaran ini adalah mungkin bergerak.Gerakan teknologi pengenalan memungkinkan untuk menarik pada mobil secara real time.


Kendaraan ini didukung oleh baterai yang menggunakan motor listrik, terletak di roda dan dikendalikan oleh pengendara-dari teknologi kawatUntuk berhubungan dengan pencipta desain mobil ini dapat dengan mengunjungi blog beliau www.aboutfutureworld.blogspot.com





Elvis Tomljenovic masi satu tahun lagi menjadi mahasiswa akhir di Sekolah Zagreb Desain. Saat ini ia sedang mencari sponsor / beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang desain otomotif di tingkat pascasarjana. Selain gubernur Sulsel dan walikota Solo masi adalak pemimpin daerah yang bisa mengikuti jejak kedua tokoh pemerintahan tersebut untuk bersaing dalam pembuatan mobil nasional Indonesia


Di Indonesia desain yang mirip dengan desain Elvis adalah mobil Moko yang dilauching oleh Gubernur Sulawesi Selatan dan di Solo ada yang namanya mobil Esemka yang sampai detik ini terus diupayakan oleh Walikota solo agar bisa dijadikan sebagai Monas (Mobil Nasional). 

Esemka

Moko

Cara pandang dan semangat Walikota Solo jelas tak sama dengan Gubernur Sulawesi Selatan yang tidak terlalu fokus menjadikan mobil Moko sebagai Mobil Nasional. Namun Elvis tentu tak sehebat kedua kepala pemerintahan tersebut. Apa yang Elvis lakukan barulah dalam bentuk desain sementara Moko dan Esemka sudah dalam fase produksi tinggal menunggu lulus tes uji emisi selanjutnya di Jakarta. 

Meski begitu kita semua harus banyak belajar dari ketiga tokoh yang ini yang telah memiliki dedikasi untuk memajukan masa depan Indonesia dan Dunia. Semoga bisa melahirkan inspirasi baru.... Amin..!!! 

Link Affiliate :
http://UangDownload.Com/join/2076.html
http://topfacebookbisnis.com/go/2195954.html

http://UangDownload.Com/join/48632.html

https://masterkey.masterweb.net/aff.php?aff=5879






Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

TERKOMENTARI

Cafe Bisnis Online
Amal Shaleh (3) Amanat Undang Undang Dasar (1) Antropologi (1) Arang Tempurung (1) Artis (1) Arumi Bachim (1) Azon Profit MAster (1) BBM (4) Beli Buku (1) Bisnis Potensial (1) Blogger (2) Buku Book (2) Cari Dolar (3) Cari Duit (3) Demonstrasi (8) ebook (2) Fakultas Hukum Unhas (1) Future Technologi (4) Gerakan Indonesia Mengajar (8) Gerakan Mahasiswa (10) Gerakan Pekerja dan Buruh (3) Gizi Buruk (3) Halte Kayu (1) Hamdan Andank (1) Home Shcooling (2) Indonesia Maju (8) Info Lomba (3) Istana Negara (1) Isu Seksi (2) Jalan Baru Islam (4) Jual Buku (1) Jual Buku Digital (1) Kelautan (6) Kesimpulan Buku (1) Kesimpulan dan Saran (5) Kiamat 2012 (2) Kick Andy (1) Kolaborasi (1) Komisi (1) Komoditi (1) Kondisi Masyarakat Pesisir (1) Krisis Pangan (3) Kursus (2) Lamun (1) Lowongan Kerja (1) Masa Depan Dunia (8) Masa Depan Indonesia (18) Masa Depan Kelautan (1) Masyarakat Nelayan (4) McDonald's (1) Membuat Affiliate (1) Mengajar (8) Mobil Esemka (1) Mobil Moko (1) Pariwisata (1) Pasca Sarjana (1) Pendidikan Hukum (2) Penduduk Dunia (2) Penduduk Indonesia (4) Penelitian (2) Penemuan (4) Pengajian Anak (1) Penggulingan Rezim (5) Penggulingan SBY (4) Penhasil Dolar (1) Penjarahan (1) Perairan Indoensia (3) Perikanan (1) Pertanian (1) Pesisir Indonesia (4) Peternakan (1) Rekomendasi (2) Reviw Penelitian (1) Riset dan Survey (4) Sanggar Pendidikan (2) Selebritis (1) Simpulan dan saran (2) Soeharto (1) Software (1) Software Canggih (1) Sosial Politik (1) Statistik (1) Strategi Pembangunan (8) Sulawesi Selatan (2) Teknologi Informatika (8) Teknologi Masa Depan (4) Teknologi Tinggi (7) Tentara dan Polisi (2) Tulisan (3) Universitas Hasanuddin (6) Universitas Se-Indonesia (7) Wakatobi (2)
 

© Copyright LediSYah.com 2010 -2011 | Design by Syahnudin Syahden | Published by Ledisyah Template | Powered by Blogger.com.