Gambar 12. Kategori Tutupan Ekosistem Mangrove.
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Dusun Binanga Sangkara tentang karakteristik reflektansi spektral pada ekosistem mangrove dengan menggunakan citra QuickBird maka dapat disimpulkan :
1. Nilai reflektansi spektral 11 jenis kategori menunjukkan hasil yang berbeda pada ekosistem mangrove.
2. Hasil analisis pengelompokan reflektansi spektral menghasilkan enam kelompok kategori pada ekosistem mangrove berdasarkan kemiripan sifat kategori.
3. Panjang gelombang merah (654 nm) merupakan panjang gelombang yang paling dapat membedakan atau mencirikan 11 jenis kategori ekosistem mangrove pada penelitian ini.
B. Saran
Perlu adanya penelitian lanjutan dengan mengukur langsung nilai reflektansi spektral menggunakan spektroradiometer untuk observasi lapangan, sehingga akurasi interpretasi bisa lebih tinggi dalam penentuan panjang gelombang dari karakteristik tutupan ekosistem mangrove.
DAFTAR PUSTAKA
Amran, M.A., 1999. Karakteristik Pantulan Spektral Tumbuhan Mangrove pada Citra Digital Landsat TM: Studi Aplikasi Kasus di Kawsan Hutan Mangrove Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Thesis. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.
Anwar, J; J. Sengli; Damanik; N. Hisyam; A.S. Whitten., 1984. Ekologi Ekosistem Sumatera. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Arianto, E. 2008. Buku Panduan Dasar-Dasar Arc GIS. Comlabs.ITB
Bengen, G.Dietrich. 2000. Pedoman Teknis Pengenalan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. IPB, Bogor.
Danoedoro, Projo. 1996. Pengolahan Citra Digital. Fakultas Geografi UGM. Yogyakarta.
Darsidi, A. dan Liang. D.H., 1982. Jalur Hijau Mangrove dalam Konteks Tata Guna Hutan Pantai. Makalah Diskusi Panel Jalur Hijau Hutan Mangrove. 27 Februari – 1 Maret 1986. Ciloto.
Dimyati, R.D. dan M. Dimyati., 1998. Remote Sensing dan Sistem Informasi Geografis Untuk Perencanaan. Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah. Jakarta.
Dewi, K.T., Suhardjono, Sumosusastro, P.A., 1996. Panduan Pengamatan Ekosistem Mangrove dalam Penyelidikan Geologi Wilayah Pantai. Pusat Pengembangan Kelautan. Bandung.
Digital Globe, 2007. Product Guide : QuickBird Imagery Products. Digital Globe
Inc1601Dry Creek Drive Ste 260. Longmont, Colorado, 80503.
Edwards. A.J., 1999. Applications of Satellite and Airborne Image Data to Coastal Management. UNESCO. Paris
English, S.C. Wilkinson & V. Baker (Eds). 1994. Survey Manual for Tropical Marine Resources. ASEAN-Australia Marine Science Project. Australian Institute of Marine Science. Townsville.
Howard. J.H. 1996. Penginderaan Jauh Untuk Sumberdaya Hutan:Teori dan Aplikasi. Gajah Mada University Press. P.O.BOX 14, Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia.
Krause. K. 2003. Radiance Conversion of QuickBird. Digital Globe, Colorado. USA.
Kusumowidagdo, Mulyadi. Budi, tjaturrahano,. Bunowati, Eva. Liesnoor, Dwi. 2007. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra. Pusat data penginderaan jauh LAPAN dan Jurusan geografi. Universitas semarang
Lillesand, T.M; and R.W. Kiefer., 1997. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (Alih Bahasa: Dulbahri, dkk). Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Lo, C.P., 1996. Penginderaan Jauh Terapan. Terjemahan Bambang, P. Penerbit UI-Press. Jakarta.
Meaden, J.G., and M.J. Kapetsky., 1991. Geographical Information System and Remote Sensing In Inland Fisheries and Aquaculture. FAO. Fisheries Technical Paper. Italy.
Mulyadi, A. 1994. Studi Hutan Mangrove ke Arah Pemanfaatan yang Rasional Bagi Pertambakan di Wilayah Pangkajene dan Kepulauan. Skripsi Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan. Universitas Hasanuddin. Ujung Pandang.
Nontji, A., 1987. Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.
Nurkin, B. 1995. Laporan Hasil Penelitian Model Pengelolaan Hutan Bakau di Pantai Sinjai Timur. Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSL) Universitas Hasanuddin. Makassar.
Nybakken, 1988. Biologi Laut, Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Gramedia. Jakarta
Prahasta, E. 2008. Remote Sensing : Praktis Penginderaan Jauh dan Pengolahan Citra Digital dengan Perangkat Lunak Er Mapper. INFORMATIKA. Bandung.
Purwadhi, S.H., 2001. Interpretasi Citra Digital.PT Grasindo,Jakarta.
Rehder, J. B., 1985, Classification and Enhancement of Image Data, In : Short Course on Remote Sensing for Civil Engineers and Planners, UNSW Centre for Remote Sensing, Sydney.
Supranto, J. 2004. Analisis Multivariat Arti dan Interpretasi. Rineka Cipta. Jakarta.
Sutanto. 1994. Penginderaan Jauh Jilid 2. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Sutrisno, Dewayani. 2002. Fenomena Alam dan Perkembangan Teknologi Penginderaan Jauh. dewayani@bakosurtanal.go.id. [Diakses tanggal 30 April 2008].
Walter, H., 1971. Ecology of Tropical and Sub Tropical Vegetation. Van Rostrand Reinhold Company. New York, Cincinnati, Toronto, London, and Melbourne.
Whitten, A.J., 1987. Ekologi Sulawesi. Penerbit Gajah Mada University Press.
Wiroatmodjo, P., 1995. IPTEK untuk Pengaturan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Prosiding Seminar V Ekosistem Mangrove. Panitia Program MAB Indonesia – LIPI. Jember.
Habil Noor, anak ketiga dari tiga bersaudara, diciptakan oleh Allah SWT melalui perantara Muhammad Noor dan St. Zaenab.B pada tanggal 21 Juni 1983. sebelum mencapai Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin, penulis meluluskan pendidikan formalnya pada TK Idhata Desa Moncobalang, SDN Inp Karampuang Desa Moncobalang, SLTP Negeri 1 Sungguminasa, dan SMUN 1 Sungguminasa. Pendidikan non formal yang didapatkan penulis selama ini lebih banyak didapatkan dalam sebuah keluarga yang menganut paham muhammadiyah. Tempaan yang paling banyak memberikan garis dan corak berfikir penulis lebih banyak didapatkan dari sebuah desa kecil tempat interaksi awalnya dengan hidup. Selama menjalani hidup bermahasiswa, penulis tidak pernah menjadi asisten pada mata kuliah yang disajikan dalam kurikulum ilmu kelautan. Dalam dunia kelembagaan penulis pernah berkecimpung dalam lika-liku organisasi kemahasiswaan, baik itu organisasi intra maupun ekstra kampus. Sampai saat ini penulis masih tergabung dalam sebuah lembaga swadaya masyarakat yang beralamat di BTN Asal Mula Blok B10/4 Tamalanrea. Penulis melakukan Praktek Kerja Lapang di Pulau Bonetambung Makassar. Sedangkan terakhir penulis melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Dilokasi itu selama dua bulan penulis berinterekasi dengan masyarakat yang selalu tersenyum dan sabar dalam melakukan kesehariannya di bentang alam yang kurang bersahabat.
No. Kontak : 081242380910
e-mail : hblnoor@gmail.com
|