Cafe Bisnis Online
News Update :

TERPOPULER

Ber Affiliate dengan Revisitor : Komisi 20 % dari setiap pembelian Produk

Kamis, 05 April 2012

Selamat datang di program Revisitors afiliasi. Sekarang Anda dapat mulai merujuk pelanggan baru untuk Revisitors menggunakan link afiliasi unik Anda dan mendapatkan komisi 20% pada segala sesuatu yang mereka beli!
Afiliasi informasi account Anda telah disertakan di bawah ini. Kami sangat menyarankan agar Anda mencetak email ini untuk catatan Anda.

Username: xxxxxxx ; Password: xxxxxxxxx

Klik di sini untuk login ke account afiliasi sesuai dengan yang anda inginkan agar anda bisa mendap:


Anda dapat mempublikasikan link afiliasi Anda di situs Web Anda, berbagimenggunakan Twitter, Facebook, atau jaringan sosial favorit Anda, atau Anda dapatmengirimkannya langsung ke teman Anda. Pastikan untuk mengakses dashboardafiliasi Anda untuk men-download pre-made kami spanduk (termasuk kode HTMLdisesuaikan untuk account afiliasi Anda) serta bahan pemasaran tambahan kami telah membuat untuk Anda.

Setiap kali seseorang membeli sebuah kampanye Revisitors lalu lintas melalui linkafiliasi Anda, kami akan membayar Anda komisi 20% pada pembelian mereka (kitamembayar afiliasi kami melalui PayPal di akhir bulan).

Ini adalah balasan dari Tim Revisitor ketika anda telah melakukan pengajuan affiliate. Silakan anda mencoba
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Software Canggih Penghasil Dolar : AZON PROFIT MASTER



Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan satu artikel yang menyatakan, bahwa ada salah produk unggulan yang sangat canggih untuk menghasilkan dollar. Sekarang ini banyak sekali jenis-jenis bisnis di internet yang bisa kita tekuni, misalnya Google Adsense, namun kita tahu sendiri untuk mendapatkan akun google adsense aja memang butuh perjuangan ekstra.
Untuk siapa saja yang lagi frustasi akun GA nya dibanned oleh google atau yang baru memulai Bisnis Online, Amazon adalah salah satu opsi yang tepat! Secara dominan banyak yang mengetahui webstore terbesar di dunia ini : Amazon.com nama domainnya? Sepertinya saya tidak harus menjelaskan lebih dalam lagi siapa, bagaimana dan APA ITU Amazon?
Ya.. perlu modal yang lumayan untuk memulai mengeruk Dollar di Amazon. Eits.. tapi tunggu dulu! Bagi yang modal cekak gak usah khawatir. Itu kenapa Azon Profit Master (baca: APM) hadir :)
Software Autoblog yang mampu memposting produk Amazon ke dalam Blogspot, Facebook dan WordPress (.com dan self hosting). OK saya ulangi.. Blogspot, Facebook dan WordPress 3 platform sekaligus!
Ingat Baik-Baik!
Software ini bukan ALAT SULAP yang mampu mengubah earning kamu dari $0 menjadi ribuan $$$ dalam seketika. Tidak ada yang instan di dunia ini. Bahkan masak Mie Instan pun perlu rebus air dulu. hehe…
Baca penawaran menarik dari rekan saya ini di sini ya
:2thumbup

LINK AFFILIATE
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

JUAL eBOOK : Cara Gila Jadi Pengusaha, Rp. 35.000,-

Senin, 02 April 2012


Cara Gila Jadi Pengusaha. Awas! Dalam ebook ini ada virus cepat menular penderita bisa mengalami beberapa stadium bertahap mulai dari demam demam parah bahkan kalau sudah akut bisa menjadi = gila =. 


Namun yang membedakan virus ini dgn virus-virus lain adalah yang terjangkit akan menjadi semakin tergila-gila dan akhirnya nyemplung menjadi pengusaha.



Tulisan ini dibuat dalam format PDF dan kami jual seharga Rp 35.000,- Jika anda ingin gratis dan bisa mendapatkan ebook yang lebih banyak anda bisa JOIN disini

Hub kami di 082188058554, FB : Ledisyah Development


PENGANTAR 
Pada akhir 1981, saya merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan. Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya kemudian mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.


Bisnis tersebut saya jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi peminat - hanya 2 orang - sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama dapat membuka cabang di ratusan kota, dan menjadi lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia.



Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan itu adalah sebuah kata yang tidak begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses dari pada melihat orang yang gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.

Maka, bila Anda seorang entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha,
maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan berharap pula orang di sekitar anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.

Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap juga semua sahabat
masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda akan mendapat dukungan moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang akan meminjami uang sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman selanjutnya.

Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

KESIMPULAN DAN SARAN PENELITIAN : Fenomena TATTO Dalam Masyarakat Urban, Oleh : Rony

Minggu, 01 April 2012

 Oleh :
Rony

Setiap zaman melahirkan generasi dengan ciri yang berbeda dengan zaman yang liannya. Begitu pula setiap manusia yang hidup pada satu zaman tertentu memiliki ciri khas tertentu pula untuk menandai zaman tersebut dalam kelompoknya masing-masing. Begitu pula dengan yang dikatakan oleh Foucault bahwa “setiap zaman memiliki keteraturan appriori pengetahuan sendiri-sendiri hingga menjadikan sebuah zaman memiliki karakter yang berbeda dengan zaman lainnya” (dalam Suyono, 2002: 150). Dengan perbedaan karakter tesebut kita dapat memahami dan menggambarkan setiap tahap perkembangan dari zaman-zaman yang telah berlalu. Di zaman ini setiap orang/individu memiliki kebebasan untuk menciptakan ciri atau warna hidupnya sendiri dan bukan lagi mengacu pada masing-masing kelompoknya. Mulai dari ciptaan dan kreasinya sendiri sampai pada peniruan dari orang yang di idolakan atau gaya hidup yang lagi trend bahkan sampai meniru apa yang dilakukan oleh orang yang diidolakan.

Itulah wujud ekspresi hidup dari setiap manusia yang ada pada saat ini. Ekspresi yang diwujudkan melalui segala sesuatu yang digunakan sampai pada kegiatan yang dilakukan untuk kehidupannya sehari-hari, mulai dari olah kata yang dikeluarkan dari mulutnya, tempat tinggal, makanan, dan pakaian yang dikenakan, sampai pada memperlakukan tubuhnya sendiri. Bentuk ekspresi yang dimunculkan tersebut, mengupayakan dirinya untuk meraih sebuah nilai yang dilemparkan oleh audiens (masyaralat luar) seperti nilai estetis (cantik, indah, gagah, dan sebagainya), begitu juga nilai-nilai lainnya yang ingin dicapai sehingga memunculkan pencitraan bagi dirinya sendiri.
Tato Merupakan Sebuah Ekspresi.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengaktualisasikan sebuah ekspresi, salah satu dengan menjadikan tubuh sebagai medianya. Jika hari ini kita memandang arti dari tubuh yang kita bawa ini, bukan lagi menjadi sesuatu yang menakutkan atau yang dianggap potensial berbahaya dan perlu selalu diawasi, tetapi tubuh dianggap sebagai sesuatu untuk dinikmati, sesekali memang dapat rusak, tapi dengan cepat bisa segera disembuhkan atau diperbaiki (Juliastuti : 1999). Kini tubuh tidak lagi hanya untuk dirawat ataupun dijaga agar tak terluka. Tubuh yang kita miliki sudah menjadi media untuk mengaktualisasikan hasil kreasi dari setiap ekspresi layaknya selembar kanvas yang digunakan oleh pelukis untuk dipolesi cat warna-warni sampai dengan sengaja untuk dilukai seperti pada saat membuat tato dan tindik (percing) dan banyak lagi perlakuan-perlakuan lain sehingga membentuk identitas pada dirinya sendiri.
Ekspresi inilah yang dimunculkan oleh tato pada tubuh, menjadikan tubuh sebagai media, dilukai dan diberi warna sampai menarik bagi pemilik tubuh tersebut. 

Perjalanan Tato di Indonesia
Sebagai sebuah bentuk dari ekspresi, tato juga merupakan sebuah karya seni yang tertua didunia. Dimana tato sudah dipraktikkan oleh beberapa suku didunia semenjak ribuan tahun yang lalu. Tato tato digunakan untuk penunjukan sebuah suku atau membedakan satu suku dengan suku lainnya dan status seseorang dalam kelompoknya. Tato juga dapat memberikan penjelasan kepada orang lain untuk melihat kedewasaan dan menunjukkan keahlia/pekerjaan bagi pemilik tato. Bagi masyarakat Mentawai, tato memilikiki banyak makna, tanda dan simbol (Pujileksono, 2006 : 160). Dari tato yang ditorehkan pada tubuh mereka, akan dengan mudah mengenali orang tersebut mulai dari status sosialnya, perkerjaan dan prestasi yang pernah ia peroleh.

Kalau dulu tato merupakan sebuah simbol budaya dari kelompok tertentu dengan proses ritual yang bersifat magis dan sakral, maka kini tato bukan lagi milik dari kelompok tertentu atau suatu penandaan dari budaya tertentu lagi, tato kini sudah menjadi konsumsi kalangan banyak yang tak lagi melalui proses ritualisasi dan memiliki nilai sakralitas.

Di Indonesia sejarah tentang tato juga pernah dikenal melalui Suku Mentawai, Suku Dayak dan Bali. Pembuatan tato pada zaman dahulu masih bersifat manual, menggunakan tulang binatang dan tintanya diambil dari getah tumbuh-tumbuhan atau kulit pohon dengan racikan khusus. Membuat tato tidaklah sesederhana dengan cara yang praktis (membuat begitu saja), membuat tato memerlukan ritual-ritual khusus atau melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan oleh orang kebanyakan. Dikuil Shaolin Cina, menggunakan gentong besi yang panas dengan gambar naga dan macan disisinya kemudian di lekatkan pada pergelangan tangan sampai tercetak gambar pada kulit. Suku mentawai menggunakan jarum yang bertangkai jarum, kemudian dipukul degan pelan-pelang menggunakan kayu pemukul sehingga zat pewarna dapat masuk kedalam kulit. Zat pewarna yang digunakan merupakan campuran daun pisang dan arang tempurung kelapa (Adi Rosa dalam Budiarti dkk, 2001). Kini membuat tato tak lagi menyakitkan dan tidak memerlukan ritual khusus, mesin pembuat tato yang ada saat ini parlor (studio/salon tempat untuk membuat tato) lebih memudahkan kita untuk memiliki tato sesuai dengan yang diinginkan.

Tato yang dikenal oleh masyarakat indonesia saat sudah mengalami beberapa fase perubahan sejak awal kehadirannya. Tato yang pada awalnya memiliki rilai religiusitas dan magis pada masyarakat tertentu dalam kelompok yang tertentu pula, kemudian ketika rezim Orde Baru berkuasa, tato dianggap identik dengan penjahat, gali yang dianggap dapat mengganggu ketentraman masyarakat. Masa tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 80-an yang dikenal dengan PETRUS (penembakan misterius), dimana orang-orang yang memiliki tato dianggap sebagai penjahat yang mengacau dan mengganggu ketentraman masyarakat, mereka yang memiliki tato, dengan sengaja untuk ditembak sebagai treatmen atau tindakan tegas bagi mereka untuk mengkodusifkan keamanan masyarakat (Juliastuti, 2000). Setelah runtuhnya orde baru maka mulailah tato digunakan sebagai bentuk perlawanan. Anggapan negatif masyarakat dan larangan memakai tato atau merajah tubuh bagi beberapa ajaran agama bahwa tato itu haram dan dosa, maka dengan stigma seperti itulah pemberontakan mulai muncul untuk membebaskan diri terhadap tatanan nilai sosial, dari segala tabu yang mengikat setiap manusia. 

Setelah tato digunakan sebagai bentuk pemberontakan terhadap tatanan-tatanan sosial yang ada, ketika tato dianggap sebagai sesuatu yang buruk maka kini tato dianggap sebagai sesuatu yang modis dan trendi. Sudah banyak kalangan yang menggunakan tato tidak merasa risih ataupun malu, malahan sengaja untuk diperlihatkan kepada orang lain. Coba saja untuk berkunjung ke mall, club malam atau di ruang-ruang publik lainnya, anda akan mendapatkan orang-orang yang memakai tato dibagian-bagian tubuhnya yang sangat jelas kelihatan bahkan ada juga yang ditempatkan pada bagian tubuhnya yang sensitif tapi sedikit sengaja untuk diperlihatkan. Artis cantik Ratu Felisha, Rebecca Tumewu sampai komedian yang pernah bermain dalam acara Extrvaganza di Trans TV yaitu Tora Sudiro dan banyak lagi para selebriti dan entertainer lainnya yang muncul dilayar kaca mempertontonkan totto yang melekat ditubuhnya.
DAFTAR PUSTAKA

Pujileksono, Sugeng. 2006. “PETUALANGAN ANTROPOLOGI: Sebuah Pengantar Ilmu Antropologi”. UMM Press. Malang.
Suyono, Seno Joko. 2002. “TUBUH YANG RASIS: Telaah Kritis Michel Foucault Atas Dasar-Dasar Pembentukan Diri Kelas Menengah Eropa”. Yogyakarta. Lanskap Zaman dan Pustaka Pelajar.

Internet :
Budiarti, Rita Triana, dkk. ”TATO, PERJALANAN PURBA ORNAMEN ABADI”. Gatra Nomor 20, Beredar Senin 2 April 2001], http://www.geocities.com/tattoosind/seni-tattoo.htm). Diakses pada tanggal 8 Januari 2009, pukul 14.02.
Juliastuti, Nuraini. 1999. “STUDI TUBUH”. http://kunci.or.id/esai/nws/01/studi _tubuh.htm. Termuat di newsletter KUNCI No. 1 Juli 1999. Diakses pada tanggal 8 Januari 2009, pukul 14.29.
___________. 2000. “TUBUH YANG MENDUA”. http://kunci.or.id/esai/nws/0607 /tubuh.htm. Termuat di newsletter KUNCI No. 6-7 Mei dan Juni 2000. Diakses pada tanggal 8 Januari 2009, pukul 14.22. 


LINK AFFILIATE


Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

Orang Pulau, Berhiruk Pikuk di Ujung Kanal

Sabtu, 31 Maret 2012

Oleh :
Muhammad Idhan
Yayasan Konservasi Laut

hendak pulang. ramai perahu di ujung kanal
(muhammadidhan)
Ujung kanal Paotere berada di bagian utara kota Makassar. Letaknya tak begitu jauh dari pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. kira-kira 20 menit saja kalau naik becak.
Di ujung kanal yang bersambungan langsung dengan laut itu, perahu-perahu milik orang dari pulau saban hari ramai berlabuh sandar. Di sekitar kota Makassar terdapat puluhan pulau-pulau kecil yang berpenghuni. Sebagian kecil termasuk dalam wilayah administratif Kota Makassar. Sebagian besar lainnya berada di wilayah administrasi Kabupaten Pangkep.

Melihat modelnya saya berkesimpulan bahwa ujung kanal itu awal mulanya tidak diperuntukkan sebagai tempat berlabuh sandarnya perahu-perahu mungil nelayan karena tak ada tiang tempat mengikat perahu layaknya sebuah dermaga. ia memang hanya sekedar ujung kanal wadah limbah Kota Makassar menuju ke laut.

Justru sebuah tempat yang jaraknya lebih kurang 100 meter dari ujung kanal itu tempat berlabuh yang sebenarnya. Namun begitulah adanya. Pemilik perahu lebih senang berlabuh di ujung kanal daripada di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Paotere.

Saban hari puluhan perahu milik orang pulau bersandar di ujung kanal ini. Tingginya intensitas kedatangan orang pulau tergantung pada urusan apa yang akan mereka lakukan di kota, seperti membeli kebutuhan pokok sehari-hari, alat perahu, jaring, pancing, hingga mengurus surat-surat administrasi dikantor kecamatan. Ada pula yang mengaku sekedar datang ke Kota Makassar untuk melepaskan suntuk. Tapi kebanyakan mereka bertujuan menjual ikan hasil tangkapan.

Ibu-ibu dari pulau dan hasil belanjaannya hendak kembali ke pulau
Di sekitar kanal, ada banyak toko yang menjual berbagai keperluan orang pulau. Keberadaan toko-toko yang kebanyakan dikelola oleh etnis Tionghoa itu pula yang menjadi salah satu alasan mengapa orang pulau senang menambatkan perahunya di ujung kanal ini. “Tak perlu jauh lagi mencari barang,”kata Daeng Ammang. Hari itu Daeng Ammang Datang ke Makassar untuk membeli sebuah komponen mesin perahunya.

Hiruk pikuk di ujung kanal ini sebenarnya bukan sekedar perahu yang terparkir saja. Disisi kiri kanan kanal juga ada aktifitas. Di Tepi kanal yang lebarnya hanya sekitar 2 meter itu berbagai aktifitas dilakukan. Mulai dari berjualan makanan, kain, kacamata, es balok, solar, air dan bahkan bengkel. Maka antara pagi hingga siang hari jangan harap anda mau bersunyi-sunyi. Suara orang seolah beradu dengan suara mesin bengkel, ditambah lagi kadang suara motor. Tambahan lagi kalau pas sedang ramai, jangan harap berjalan pelan di tepi kanal itu. Sesaat kemudian pastilah seseorang akan meneriaki anda. “minggir..minggir..!! gerobak mo lewat!!.
berdesakkan
Kondisi ujung kanal ini sebenarnya lebih mendekati kumuh. Lihat saja air kanal yang menghitam dan berbau agak tidak sedap. Muasal aroma itu adalah limbah dari Kota Makassar yang telah bercampur dengan air kanal. Tapi bagi orang pulau nampaknya itu bukanlah masalah. Jika tak lagi dapat menambatkan perahu mungkin barulah menjadi masalah bagi mereka.

Sejak Kapan ?
Beberapa orang yang kutanya sejak kapan ujung kanal ini menjadi tempat sandar perahu, hanya menggeleng tak tahu. Burhan (27 tahun), mengatakan bahwa semenjak ia kecil dahulu ia sudah sering menemani ayahnya bolak balik dari pulau Lumu-Lumu kediamannya ke kota Makassar. Dan tempat bersandar perahu mereka adalah ujung kanal itu. 

Sampai Kapan ?
Entah sampai kapan perahu nelayan boleh sandar labuh disana. Mengingat saat ini sedang bergulir sebuah rencana pengembangan kawasan Paotere. Semoga saja rencana pembangunan kawasan wisata, perumahan dan kawasan perdagangan disana tak membuat orang pulau mesti melabuhkan perahunya di tengah laut karena tak tersedia lagi ruang tambat perahu seperti di ujung kanal itu.
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

SIMPULAN DAN SARAN PENELITIAN : Kajian Kelimpahan dan Komposisi Jenis Fitoplankton pada Beberapa Kerapatan Lamun di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar, Nur Jannah

Rabu, 28 Maret 2012

ABSTRAK
Nur Jannah. L 111 06 007. Kajian Kelimpahan dan Komposisi Jenis Fitoplankton pada Beberapa Kerapatan Lamun di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar”. Di bawah bimbingan Ibu Rohani AR sebagai Pembimbing Utama dan Muh. Farid Samawi sebagai Pembimbing Anggota.


Penelitian ini dilaksanakan selama ± 3 bulan yaitu bulan Maret – Juni 2010 di perairan Barrang Lompo Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Stasiun pengambilan sampel ditetapkan sebanyak 5 stasiun dan 3 kali ulangan. Untuk pengambilan sampel fitoplankton dilakukan dengan menggunakan alat Plankton net No. 25 dipermukaan perairan. Kemudian untuk identifikasi sampel dilakukan di bawah mikroskop dengan bantuan SRC (Sedgewick Rafter Cell). 


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara kerapatan  lamun dengan kelimpahan dan komposisi jenis fitoplankton di perairan Pulau Barrang Lompo Kota Makassar. Penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi mengenai kelimpahan dan komposisi jenis fitoplankton pada  area padang lamun, sehinga dapat di gunakan dalam pengelolaan fitoplankton dan padang lamun.


Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah komposisi jenis kelimpahan fitoplankton (plankter/m3) dan Indeks keanekaragaman (H’), Indeks dominansi (C) dan indeks keseragaman (E). Sedangkan untuk data penunjang dilakukan pengukuran parameter fisika kimia perairan seperti PH(0C), Suhu (0C), Salinitas (‰), DO (mg/l), Nitrat (NO3), Fosfat (PO4), Kekeruhan (NTU), Kecepatan Arus (m/det).


Komposisi jenis fitoplankton tertinggi, berasal dari kelas Bacillariophyceae yang terdapat pada seluruh stasiun. Sedangkan jumlah jenis fitoplankton Pada stasiun LPU (Lamun Padat Multispesifik) 36 spesies, LPO (Lamun Padat Monospesifik) 41 spesies,  LJU (Lamun Jarang Multispesifik) 20 spesies, LJO (Lamun Jarang Monospesifik) 22 spesies dan LNV (Lamun Non Vegetasi) 21 spesies.


Diperoleh sebanyak 71 spesies, 38 genus fitoplankton berasal dari enam kelas fitoplankton yaitu Bacillariophyceae (18 genus), Dynophyceae (12 genus), Cyanophyceae (3 genus), Coscinodiscophyceae (4 genus), Fragillariophyceae (2 genus) dan Noctiluciphyceae (1 genus).


Adapun kelimpahan fitoplankton pada stasiun LPU (Lamun Padat Multispesifik) 247.935 sel/m3, LPO (Lamun Padat Monospesifik) 252.732 sel/m3,  LJU (Lamun Jarang Multispesifik) 121.726 sel/m3, LJO (Lamun Jarang Monospesifik) 101.792 sel/m3 dan LNV (Lamun Non Vegetasi) 64.559 sel/m3, kelimpahan fitoplankton pada daerah bervegetasi lamun lebih tinggi dibandingkan dengan stasiun yang tidak bervegetasi lamun.

Kata Kunci : Kerapatan Lamun, Fitoplankton, Komposisi dan Kelimpahan, Perairan Barrang Lompo Kota Makassar.


SIMPULAN DAN SARAN

5.1  Simpulan
Hasil penelitian yang dilaksanakan selama dua kali pengamatan, dapat ditarik simpulan sebagai berikut :
  1. Fitoplankton yang ditemukan pada daerah padang lamun perairan Pulau Barrang Lompo adalah sebanyak 71 spesies, 38 genus dan 6 kelas. Kelimpahan fitoplankton pada daerah bervegetasi lamun berjumlah 252.732 individu/m3, sedangkan kelimpahan fitoplankton pada daerah tidak bervegetasi berjumlah 64.559 individu/m3.
  2. Komposisi jenis fitoplankton tertinggi yang ditemukan berasal dari kelas Bacillariophyceae.
  3. Jumlah jenis fitoplankton tertinggi ditemukan pada stasiun LPU dan LPO sebanyak 36 - 41 spesies. Sedangkan jumlah jenis terendah, ditemukan pada stasiun LJU, LJO dan LNV sebanyak 20 - 21 spesies.
  4. Kelimpahan fitoplankton tidak berbeda nyata antar stasiun bervegetasi (LPU, LPO, LJU, dan LJO) akan tetapi terdapat perbedaan yang nyata dengan stasiun yang tidak bervegetasi (LNV), dimana fitoplankton lebih melimpah pada daerah bervegetasi lamun. Kelimpahan fitoplankton dipengaruhi oleh sifat fisika-kimia seperti suhu, salinitas, oksigen terlarut, kadar ion hidrogen (pH), kecerahan, arus, kadar nitrat dan fosfat.
5.2  Saran
Perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui komposisi jenis dan kelimpahan fitoplankton dengan interval waktu yang berbeda di perairan Barrang Lompo dan perlu diperhatikan pada sampling tiap titik karena terlihat adanya parameter lingkungan yang berbeda pada tiap titik tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2009 Pengertian phitoplankton .  Www. Wikipedia. Co. Id. Diakses tanggal 1 Februari 2010

Anonim, 2008 Fitoplankton dengan Kultur Fitoplankton pada Fotobioreaktor.  http://www. Wikipedia. Com. Diakses tanggal 11 Februari 2010.

Amran, M.A and Ambo Rappe, R. 2009. Estimation Of Seagrass Coverage By Depth Invariant Indices On Quickbird Imagery. Research Report Dipa Biotrop.
APHA, 1992. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. 4th edition. American Public Health Association, Washington DC.

Basmi, H. J., 1999. Planktonologi : Bioekologi Plankton Algae. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – IPB. Bogor
.
Boyd, C.E. 1979. Water Quality Management for Pond Fish Culture. Development In Aquaculture and Fisheries Science. Auburrn University. Alabama Press. USA.

Bengen, D.G., 2002. Sinopsis Ekosistem Dan Sumberdaya Alam Pesisir Dan Laut Serta Prinsip Pengelolaannya. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor.

Chris Stafford, 1999. Phytoplankton Of Aquaculture Ponds. Departement Of Primary Industries. Queensland

Davis, C.C. 1995. The Marine and Fresh Water Plankton. Michigan State University Press.

Dahuri, R.R., Jacub., Sapta P.G dan Sitepu M.J. 2001 Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Terpadu, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Den Hartog, C., 1970. The Seagrass of The World. North Holland Publ Co. Amsterdam

Djais Ferianto, H., Anzori S.,Yvonne, I.P., dan Pandu, P., 2002. Modul Sosialisasi Dan Orientasi Penataan Ruang Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Direktorat Jendral Pesisir Dan Pulau-pulau Kecil, Dinas Kelautan Dan Perikanan. Jakarta.

Effendie, M.I. 2003. Telaah Kualitas Air. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara.

Ernanto, dan Junindra., 1994. Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Pantai Ujung Karangwangi Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Perikanan IPB. Bogor.

Haruna, F. S., 1994. Pengaruh Sedimen Dasar Terhadap Penyebaran, Kepadatan, Keanekaragaman, Keseragaman dan Pertumbuhan Padang Lamun Di Laut Sekitar Barang Lompo. Tesis Program Pasca Sarjana Unhas.Ujung Pandang.

Herna, 2005. Hubungan Antara Kandungan Klorofil-a dengan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Pesisir Kabupaten Maros. Jurusan Ilmu Kelautan. [Skripsi]. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Hutabarat, S., dan Evans, S.M.  2000. Pengantar Oseanografi. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Hutagalung, H.P dan Rozak, A., 1997. Metode Analisis Air laut, Sedimen dan Biota Laut. Institute Pertanian Bogor, Bogor.

Idrus, M., 2001. Pemetaan Perairan Laut Dangkal Pulau Barrang Lompo dan Bone    Batang melalui Analisis Citra Landsat TM. Skripsi Fakultas Ilmu Kelautan      dan Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Hasanuddin. Makassar.

Junindra, E.C., 2002. Hubungan Antara Unsur Hara Nitrat dan Fosfat Dengan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Tanjung Labellang Kecamatan Mallusetassi Kabupaten Barru. Skripsi. Jurusan Ilmu Kelautan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Kaswadji, R.F.,F. 1993. Produktivitas Primer dan Laju Pertumbuhan Fitoplankton Di Perairan Pantai Bekasi. Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan perikanan Indonesia.

Kiswara, W., dan Hutomo, M., 1985. Habitat dan Sebaran Geografik Lamun. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.
Kimmel, B.L., and Groeger. O.W., 1984.  Factors Controlling Phytoplankton Production in Lakes Reservoir :  A Perspective.  EPA, Washington DC. P : 227-281

Kuriandewa, T.E. 1998. Prosiding. Distribusi dan Zonasi Lamun di Daerah Padang Lamun Wilayah Kepulauan Derawan, Kaltim. Puslitbang Oseanologi-LIPI. Ambon.

Koesoebiono, 1981. Biologi Laut. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

Moosa, M.K dan Suharsono. 1995. Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang:     Suatu Usaha Menuju Pemanfaatan Sumber Daya Terumbu Karang Secara        Lestari. Prosiding Seminar Nasional (Pengelolaan Terumbu Karang Puslitbang Oseanlogi LIPI). Jakarta.
Newel, G.E and R.C Newel. 1977. Marine Plankton. A Practical Guide. Hutchinson Educational LTD 178 – 202 Great Portland Street. London
Nontji, A., 1987. Laut Nusantara. Penerbit Jembatan, Jakarta.

Nontji, A. 2006. Tiada Kehidupan di Bumi Tanpa Keberadaan Plankton. Pusat Penelitian Oseanografi. Jakarta.
Nybakken, J.W., 1992. Biologi Laut sebagai Suatu Pendekatan Ekologis. P. T. Gramedia. Jakarta.

Odum, E.P., 1971. Fundamental of Ecology. Third Edition. Saunders Company. Toronto.

Parada, M., 2002. Kepadatan dan Produksi Lamun Enhalus acoroides dan Thallasia hemprichii di Pulau Barrang Lompo dan Bone Batang Makassar Propinsi Sul-Sel. Skripsi Jurusan Ilmu Kelautan UNHAS, Makassar.

Patterson, D.J. and Burford, M. A. 2001. A Guide To The Protozoa of Marine Aquaculture Ponds. CSIRO Marine Reseach and University of Sydney. Australia.

Purwanto, J., dan Suryadi. P., 1984. Telaah Ekologis Komunitas Organisme Akuatik Di Padang Sea Grass Dalam Rangka Pengelolaan  Perairan Teluk Banten. Proyek Pengembangan Peningkatan Perguruan Tinggi, Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

Ramlan, 1998. Studi Kelayakan Perairan Sebagai Areal Budidaya  Tinjauan dari Aspek Produktivitas Primer. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Romimohtarto, K dan  Juwana, S.,1999. Biologi Laut Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut. Puslitbang Osenologi LIPI.Jakarta.

Sachlan, 1982. Planktonology.  Correspondence Course Centre. Jakarta.

Samawi, M.F., 2000. Hubungan Antara Struktur Komunitas Dan Biomassa Fitoplankton Dengan Hara Nitrogen – Fosfor Pada Berbagai Ekosistem Pantai Perairan Pulau Bone Batang. Tesis dalam bidang Ilmu Kelautan. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Smith, G.M., 1950. The Freswater Algae of The United States. McGraw-Hill Book
Company Inc. New York.

Tambaru, R dan Samawi, M.F.,  1996. Beberapa Parameter Kimia Fisika Air di Muara Sungai Tallo Kecamatan Tallo Kotamadya Ujung Pandang. Torani, 6 (2): 61-67

Wickstead, J.H., 1965. An Introduction to the Study of Tropical Plankton.  Hutchinson. Trop Monogr.

Wardoyo, S.T.,H. 1975. Kriteria Air Untuk Keperluan Pertanian dan Perikanan. Departemen Tata Produksi Perikanan. Fakultas Pertanian, IPB. Bogor.
Wetzel, R.G., 1975. Limnology, W.B. Saunders C.O Philadelphia, Pennysylvania.
                            
RIWAYAT  HIDUP - Nur Jannah dilahirkan pada tanggal 21 Juni 1986 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Anak kedua dari enam bersaudara. Dari pasangan ayahanda Muh. Nurung (alm) dan Ibunda Mantang Shalih. Penulis menyelesaikan pendidikan Dasar di SD Inp. Kera-Kera Kec. Tamalanrea Kotamadya Makassar. Selesai pada tahun 1999. 

Kemudian melanjutkan ke sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri 12 Makassar, selesai pada tahun 2002 kemudian lanjut ke Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 10 Makassar dan selesai pada tahun 2005.  Pada tahun 2006 penulis mengikuti seleksi untuk masuk perguruan tinggi melalui Ujian Seleksi Perguruan Tinggi Mahasiswa Baru (SPMB) penulis diterima sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Selama menjalani dunia kemahasiswaan. 

Penulis pernah mengikuti beberapa kegiatan keorganisasian, seperti Pengurus Musholla Bahrul Ulum Kelautan periode 2007/2008, penulis juga pernah mengikuti pengkaderan Diklat MSDC (Marine Science Diving Club), penulis sempat aktif Mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bela diri GOJU pada tahun 2008/2009. Disamping itu penulis juga pernah menjadi anggota Organisasi Daerah GEMPITA (Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia Tanah Doang) dan menjadi anggota HPMKS (Himpunan Mahasiswa Kepulauan Selayar) periode 2009/2011.

Penulis menyelesaikan rangkaian tugas akhir masing-masing Kuliah Kerja Nyata pada Gelombang khusus tahun 2009 di Desa Mangki Kec. Cempa Kabupaten Pinrang, Praktek Kerja Lapang di Di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pemberantas Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Makassar, akhir tahun 2009, kemudian Penulis melakukan penelitian tentang Kajian Kelimpahan dan Komposisi Jenis Fitoplankton pada Beberapa Kerapatan Lamun di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar” di lokasi Perairan Barrang Lompo Kota Makassar padaTahun 2010.
                                                


Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Lowongan kerja buat facebookers Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online

TERKOMENTARI

Cafe Bisnis Online
Amal Shaleh (3) Amanat Undang Undang Dasar (1) Antropologi (1) Arang Tempurung (1) Artis (1) Arumi Bachim (1) Azon Profit MAster (1) BBM (4) Beli Buku (1) Bisnis Potensial (1) Blogger (2) Buku Book (2) Cari Dolar (3) Cari Duit (3) Demonstrasi (8) ebook (2) Fakultas Hukum Unhas (1) Future Technologi (4) Gerakan Indonesia Mengajar (8) Gerakan Mahasiswa (10) Gerakan Pekerja dan Buruh (3) Gizi Buruk (3) Halte Kayu (1) Hamdan Andank (1) Home Shcooling (2) Indonesia Maju (8) Info Lomba (3) Istana Negara (1) Isu Seksi (2) Jalan Baru Islam (4) Jual Buku (1) Jual Buku Digital (1) Kelautan (6) Kesimpulan Buku (1) Kesimpulan dan Saran (5) Kiamat 2012 (2) Kick Andy (1) Kolaborasi (1) Komisi (1) Komoditi (1) Kondisi Masyarakat Pesisir (1) Krisis Pangan (3) Kursus (2) Lamun (1) Lowongan Kerja (1) Masa Depan Dunia (8) Masa Depan Indonesia (18) Masa Depan Kelautan (1) Masyarakat Nelayan (4) McDonald's (1) Membuat Affiliate (1) Mengajar (8) Mobil Esemka (1) Mobil Moko (1) Pariwisata (1) Pasca Sarjana (1) Pendidikan Hukum (2) Penduduk Dunia (2) Penduduk Indonesia (4) Penelitian (2) Penemuan (4) Pengajian Anak (1) Penggulingan Rezim (5) Penggulingan SBY (4) Penhasil Dolar (1) Penjarahan (1) Perairan Indoensia (3) Perikanan (1) Pertanian (1) Pesisir Indonesia (4) Peternakan (1) Rekomendasi (2) Reviw Penelitian (1) Riset dan Survey (4) Sanggar Pendidikan (2) Selebritis (1) Simpulan dan saran (2) Soeharto (1) Software (1) Software Canggih (1) Sosial Politik (1) Statistik (1) Strategi Pembangunan (8) Sulawesi Selatan (2) Teknologi Informatika (8) Teknologi Masa Depan (4) Teknologi Tinggi (7) Tentara dan Polisi (2) Tulisan (3) Universitas Hasanuddin (6) Universitas Se-Indonesia (7) Wakatobi (2)
 

© Copyright LediSYah.com 2010 -2011 | Design by Syahnudin Syahden | Published by Ledisyah Template | Powered by Blogger.com.